⛳ Cerpen Sedih Bikin Nangis Tentang Cinta
Dibawah ini adalah 45 buku yang bisa ngebantu kamu "menaikkan" citra di depan cewek. Nggak berarti kamu harus baca semuanya. Baca salah satu aja juga gapapa. (Syukur-syukur cewek yang kamu suka memang cinta buku. Membaca salah satu buku di bawah ini bakal bikin dia seenggaknya penasaran sama kamu.)
30Cerpen Super Pendek yang Sedih dan Mengharukan. 30 Cerpen Super Pendek yang Sedih dan Mengharukan. By: Daniel F. Gerhartz. Bicara karya fiksi terpendek, kita akan diingatkan pada karya Ernest Hemingway, ya. Dia pernah menuliskan 6 kata berisi "For Sale: Baby Shoes, Never Worn". Karya tersebut bahkan diklaim sebagai novel paling pendek
Taksulit baginya untuk mengingat tentang masa lalu ketika sekolah menengah yang belum lama ia tinggalkan. Kala itu salah satu temannya bernama Eko dengan postur tubuh tinggi dan rambut ikal bercerita kepadanya tentang kisah hidupnya. , cinta, cinta, cinta, semua orang jadi gila gara-gara itu. Cuma bakal bikin dia sedih. Uhuk
CerpenCinta Romantis Untuk Pacar - Menulis memanghobi yang mengasikan, apalagi menulis tentang kehidupan sehari-hari ataupun menulis dari imajinasi kita yang dituangkan dalam Cerpen ini. Dalam Hal menulis Cerpen ini biasa orang akan menulis tentang kehidupannya sendiri maupun Kehidupan orang lain seperti yang pernah saya Publikasikan pada minggu yang lalu yakni dengan tema Cerpen Motivasi
RekomendasiAnime Sedih Dijamin Bikin Nangis. Itulah Cerpen Cinta Mengharukan "Air Mata Cinta" yang bisa admin bagikan pada teman-teman semua. Kisah mengharukan atau kisah sedih ini tentang perjalanan cinta seorang istri yang tak pernah mencintai suaminya selama 10 tahun perjalanan pernikahannya hingga sang Suami meninggal dunia, dan
Melaluicerpen cinta sedih bikin nangis, sejatinya para remaja sering mengungkapkan pada sosial media. Berharap pujaan hatinya mengetahui isi hatinya, dan menghargai setiap pengorbanan yang selama ini telah dilakukan sebagai wujud ketulusan cintanya pada kekasih tersayang. Bagi mereka yang merasakan, pastilah merasa sebagian hatinya terasa hilang.
CerpenCinta Senin, 18 Februari 2013. Kata temen-temen gue,gue itu anak nya cablak,manja,agak cengeng,bikin rame,baik,gk sombong, rajin menabung, suka menolong, hihihi :P. Andra : trus ngapain pake nangis kan lo nya yang mutusin dan lo nya juga udah bosen kan sama dia ..
Tapisebenernya ada yang bikin gak enak gitu, karna yang menjadi pangerannya Karlo kan aku jadi sedih padahal Karlo tuh orang yang aku suka yaa walaupun gak banget :3. Ternyata Marsya ke rumahku hanya untuk cerita tentang karlo. Denger namanya aja udah bikin aku langsung jleb. Jadi Marsya bercerita bahwa dia sedang mabuk cinta dengan
BAPER] 10+ Rekomendasi Novel Wattpad yang bikin nangis. ABO (Indonesia)'s review of Cerita Cinta Indonesia: 45 Cerpen Terpilih. 35 Contoh Cerpen Singkat, Persahabatan, Pendidikan, Lucu. Kumpulan Cerpen Tentang Harapan, Cinta, Kecemasan, Penderitaan, Keadilan dan Kebahagiaan. Kumpulan Novel Romantis Terbaik yang Patut Anda Baca
Berikutini merupakan kumpulan cerpen sedih terbaru karya para sahabat cerpenmu yang telah diterbitkan, total diketemukan sebanyak 2517 cerita pendek untuk kategori ini. Sandi's style menceritakan tentang kisah siswa sma peserta olimpiade fisika bernama sandi yang terkenal konyol dan iseng. Source: www.wattpad.com
CerpenSedih tentang Cinta dan Kehidupan Contoh Cerpen Sedih - Cerpen atau dapat disebut juga dengan cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella dan novel.
BagiGladis, Kevin adalah pangeran khayalan dia. Walaupun begitu, sebenarnya Gladis udah punya pacar, namanya Dimas. Udah hampir 2 tahun Gladis pacaran sama Dimas, namun tetap saja rasa suka Gladis terhadap Kevin tidak pernah hilang. Ntah mengapa, Kevin begitu istimewa dimata Gladis. Ibunya Kevin adalah teman ibunya Gladis.
yRrbY4. Cerpen Cinta Romantis – Cinta dapat diartikan sebagai suatu anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia yang bisa datang kapanpun serta di manapun secara tiba-tiba. Sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mencari cerita cinta untuk dijadikan referensi serta inspirasi. Selain hal tersebut, banyak juga orang-orang yang mengumpulkan kata-kata mutiara sebagai ungkapan cinta kepada pasangannya. Terkadang untuk membuktikan kasih sayangnya kepada pasangan, banyak orang yang rela melakukan apapun demi meyakinkan hati pasangannya. Bahkan bagi beberapa orang cinta dapat membuatnya buta. Selain kisah inspiratif ada pula cerita romantis yang alur ceritanya terkadang diinginkan dapat terjadi dalam dunia nyata pembacanya. Berikut akan disajikan beberapa cerita romantis yang dapat anda simak. Cerpen Cinta Romantis IslamiCerpen Cinta Romantis SedihCerpen Cinta Romantis RemajaCerpen Cinta Romantis di SekolahCerpen Cinta Romantis Bikin NangisCerpen Cinta Romantis MengharukanCerpen Cinta Romantis Tentang Hujan Cerpen Cinta Romantis Islami Cerpen Cinta Romantis Perkenalkan namaku Rani, dan teman-temanku biasa memanggil Rara. Aku masuk salah satu universitas islam di Semarang. Sejak hari pertama kuliah aku melihat seorang pria yang sangat tampan, misterius, dan tentunya sangat menarik perhatianku. Semakin hari rasa ingin tahuku tentangnya semakin kuat sampai akhirnya aku tahu siapa sosok laki-laki itu. Dia bernama Riyas, selain pintar dia juga aktivis dengan mengikuti berbagai organisasi. Selain itu Riyas sangat pandai bermain biola. Karena aku dan dia satu kelas, lama kelamaan kita semakin akrab bahkan lebih dari seorang sahabat. Bagiku Riyas sosok manusia yang sangat baik, kapanpun aku membutuhkan bantuannya, dia selalu ada. Sehingga banyak yang mengira bahwa kita pacaran. Tentu itu suatu hal yang tidak mungkin, sebab kita sama-sama mengikuti Rohis, yang sangat menjaga pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Hingga suatu ketika aku melihatnya sedang bermain biola di sudut taman, ada yang beda dengan rasaku, hatiku berdegub kencang serta lidahku kelu bahkan pandanganku sangat sulit untuk berpaling dari sosoknya. Hingga kuputuskan untuk menutup mata berharap mendapatkan ketenangan, namun ketika kuterpejam. “Ra, sedang apa, daripada panas berdiri si situ mending sini temenin aku latihan biola” seketika aku kaget mendengar suaranya. “Eh, Riyas hehe, gak lagi ngapa-ngapain, hanya lagi nunggu tukang jajan nih.” Alasanku sekenanya. “Mana ada Ra tukang jajan keliling masuk kampus, sini biar aku saja yang menjadi pemadam rasa laparmu.” Ledek Riyas sambil tertawa renyah. Sebisa mungkin aku bersikap untuk biasa, meskipun aku masuk dalam organisasi Rohis, sifat tomboyku masih sedikit ada, rasa cuek yang kumiliki pada lingkungan sekitar terkadang dapat membuat ku malu tanpa sadar. Tetapi keadaan sangat berbeda saat berada di dekat Riyas. Seketika aku menjadi sosok yang pendiam bahkan seringkali salah tingkah. Namun pada saat kami sedang belajar bareng, ada salah satu temanku yang mendekati Riyas, dia juga bertanya banyak hal, hingga aku merasa bosan melihatnya bolak balik di hadapan Riyas. Dan pada suatu malam aku menuliskan sebuah puisi yang menggambarkan seluruh perasaan ku yang tidak dapat terungkap, hanya mampu berkata melalui tinta. Perasaan ku untuknya mampu membuat ku seperti orang bisu. Selalu kucoba untuk tidak terlalu terobsesi memilikinya, sebab hal itu dapat membuatnya pergi dari hidupku. Biarkan saja aku memendam perasaanku sendiri. Bahkan aku tidak masalah jika dianggapnya hanya sebagai seorang sahabat, sebab berada di sampingnya itu sudah lebih dari cukup. Mungkin aku memang mencintainya dalam diam, dan entah kapan semua ini akan bertahan. Cerpen Cinta Romantis Sedih Cerpen Cinta Romantis Senja yang setiap hari kita rindukan kini hanya dapat ku nikmati sendirian. Dan sekarang senja ini hanya milikku, bukan miliki kita lagi. “Perasaan yang begitu hampa, dan hati yang sangat kosong” terdengar ucapan seseorang dan aku mengenalnya. “Ris aku” belum sempat ku selesai bicara, Riski menempelkan jari telunjuknya di bibir ku. “Karena ini senja milikmu, jadi nikmati saja” ucap Riski yang kemudian duduk di samping ku. “Ris, apa kau merindukan senja yang biasa kita nikmati bersama?” tanyaku tanpa menoleh ke arahnya. “Tentu, jawabannya seperti pertanyaanmu” “Ku kira kau akan lupa akan tempat ini” ucapku akan tetapi tidak ada respon dari Riski. “Senjamu telah pergi, ayo kita pulang”. Riski bangkit dari duduknya dan membantu ku berdiri. Hingga tibalah kami di ujung jalan sebelum akhirnya berpisah dan bertemu lagi nanti jam 8 malam. Aku merasa Riski sedikit aneh, mungkin itu karena dia lelah baru pulang dari Surabaya. Hingga tidak kusadari aku bertemu dengan Mayang sahabatku. “Mar, apa kita jadi pergi ke rumah Riski?” kata Mayang. “Jadi May” Jawabku singkat. “Ayo kita pergi bersama” ucap Mayang. Dan lagi ada yang beda dengan Mayang, dia yang biasanya ceria berubah menjadi pendiam. Kamipun hampir sampai di rumah pacarku Riski. “Marina, maaf” Ucap Mayang yang seperti orang aneh bagiku. “Kenapa?” jawabku bingung. “Aku hanya bisa mengantarmu sampai sini, anti kau akan tahu sendiri”. Belum sempat ku jawab Dewi telah menghilang pergi. Dengan perasaan yang tak karuan aku melanjutkan perjalanananku. Hingga sampailah aku di rumah Riski yang begitu ramai dengan orang dengan pakaian serba hitam. Saat ku masuk, kulihat kedua orang tua Riski menangis, mereka menghampiri ku, ibunya Riski memeluk ku dengan eratnya. “Ibu, kenapa menangis?” aku bertanya dengan penuh kebingungan. “Marina, Riski dan Mayang telah pergi” kata ayahnya Riski. Kemudian menyuruh ku duduk untuk menunggu ambulance yang membawa jenazah Riski “Enggak ayah, ini tidak mungkin, baru saja aku bertemu dengan mereka, mereka bilang baru pulang dari Surabaya” jawabku tidak percaya. “Mereka sudah pulang dari Surabaya sejak kemarin, dan tadi siang mereka pamit untuk menemuimu, sampai akhirnya ayah menerima telepon dari pihak rumah sakit yang menerima korban kecelakaan yang meninggal dunia, mereka adalah Riski dana Mayang” jelas ayah Riski. “Lalu siapa yang tadi mengantar ku, menemani ku menikmati senja jika benar mereka telah tiada ayah?’ seketika tubuhku lemas dan saat itu pula aku tidak sadarkan diri. Cerpen Cinta Romantis Remaja Cerpen Cinta Romantis Ketika Rio sedng berjalan di halaman sekolah, dia melihat seorang cewek yang menurutnya sangat cantik, dia bernama Febri. Singkat cerita Riopun jatuh cinta pada Febri. Di sekolah, hari-hari Rio menjadi sangat berarti karena ketika sekolah dia dapat bertemu dengan Febri. Akhirnya Rio berani untuk berkenalan dengan Febri. Dan yang membuat Rio merasa senang selain Febri mau berteman dengannya Febri juga bersedia menjadi teman curhat Rio. Seringkali Rio curhat tentang cewek yang dia suka kepada Febri yang tidak lain itu adalah Febri. Namun semakin lama, Rio bosan jika febri hanya sebatas teman curhat bagi Rio. Dengan keraguan Riopun menyampaikan perasaannya kepada Febri. Namun terlebih dahulu Rio meminta pendapat Febri apa yang harus dia lakukan apabila mencintai seseorang. Tanpa pikir panjang, Febri langsung menjawab “Tembak saja langsung, nanti kalau ditunda terus cewek itu diambil orang bagaimana?” Dengan jawaban Febri yang seperti itu, Rio akhirnya mengungkapkan perasaannya kepada Febri. Tentu awalnya Febri tidak percaya, jika wanita yang Rio maksud adalah dirinya. Akan tetapi, Febri juga tidak dapat membohongi perasaannya sendiri jika dia juga jatuh cinta pada Rio, dan singkat cerita mereka akhirnya jadian. Hari-hari mereka lalui dengan penuh kasih sayang, hingga akhirnya datang orang ketiga bernama Iyan yang dapat menggoyahkan hati Febri. Awalnya Febri tidak suka dengan Iyan, namun karena Iyan sering memberinya hadiah, Febri menjadi begitu dekat dengan Iyan. Melihat kedekatan mereka, Rio merasa sangat cemburu dan meminta Febri untuk menjauhi Iyan, namun febri tidak menuruti apa kata Rio karena menurutnya Iyan sangat baik. Karena mereka terlalu akrab, dan ketika Febri mencerikatan tentang Iyan kepada Rio, Rio sering meninggalkan Febri sendirian. Dengan sikap Rio yang seperti itu, membuat Febri mengambil keputusan untuk putus dengan Rio dan menjalin hubungan dengan Iyan. Sampai akhirnya Febri menyadari bahwa Iyan tidak sebaik yang Febri pikirkan. Hingga akhirnya Febri menyesal karena telah meninggalkan Rio, Febri berusaha untuk meminta maaf kepada Rio dan meminta untuk memperbaiki hubungan mereka, namun usaha febri sia-sia, Rio sudah sangat kecewa walau sebenarnya hati kecilnya masih sangat menyayangi Febri. Rio seakan tidak melihat usaha Febri untuk memperbaiki hubungan mereka, malah Rio sengaja jadian dengan cewek lain untuk membuktikan bahwa Rio sudah tidak membutuhkan Febri. Tentu Febri sangat sedih, namun Febri tidak menyerah, bahkan dia berani bilang pada Rio bahwa dia akan selalu mencintai Rio meskipun Rio tidak mencintainya lagi. Cerpen Cinta Romantis di Sekolah Cerpen Cinta Romantis Namaku Tari, sebagai murid baru di SMA ini aku sangat senang karena teman-teman baru ku menerima kehadiran ku. Bahkan tidak membutuhkan waktu lama, aku memiliki sahabat baru di sini, dia bernama Lili dan Fani. Hingga suatu hari aku melihat seorang cowok di perpustakaan yang menurut ku sangat tampan dan juga kalem. Entah karena hal apa jantung ku selalu berdegup kencang ketika melihatnya, dan rasa kagum ku berubah menjadi suka. Daripada aku terus memendamnya, akhirnya ku ceritakan apa yang aku rasa pada kedua sahabatku. Dan mereka selalu menemani ku ke perpustakaan saat jam istirahat tiba. Hingga suatu ketika aku dan Lili berpapasan dengan Faid di pintu perpustakaan, karena kecerobohan ku tidak hati-hati saat berjalan, aku menabrak Faid, sungguh aku sangat gugup dan tidak berani untuk melihatnya, dan kuputuskan untuk pergi dan menarik Lili tanpa meminta maaf terlebih dahulu. “Tari, tadi kamu lihat gak, Faid senyum tuh ke kamu” “Aku tidak melihatnya” jawabku malu. “Tari, ini diary kamu, tadi jatuh dan maaf aku membukanya, jadi aku tahu namamu dari buku ini” Kata Faid yang membuat ku jadi salah tingkah. “I iya terimakasih” jawabku terbata-bata. “Ciye, ciye ada yang kasmaran nih”, ledek Lili sahabatku. Entah kekuatan apa yang mendorong ku untuk semakin semangat belajar, dan mengikuti seleksi olimpiade berharap akan dapat belajar dan sering ketemu dengan Faid. Kali ini Tuhan berbaik hati padaku dengan mengijinkan aku lolos untuk dapat mengikuti olimpiade. Namun konsentrasi belajar ku terganggu, saat belajar bersama untuk persiapan olimpiade, Faid sering memberiku harapan, tatapan matanya seolah ingin mengatakan sesuatu. Namun seketika harapan ku sirna saat tahu Faid berpacaran dengan adik kelas. Tidak ada pilihan lain selain ku ceritakan pada Lili dan Fani sahabat ku, merekapun turut bersedih dengan apa yang aku ceritakan. Aku memaksakan diri untuk bersikap biasa, setelah olimpiade terlewat aku merasa terbebas dari rasa sakit yang selalu kupendam saat melihat Faid. Kuputuskan untuk tidak mencari tahu kesibukannya. Hingga akhirnya waktu telah berada di penghujung SMA. Dan aku tahu jika Faid telah lama putus dengan adik kelas itu. Di hari perpisahan dan kelulusan sekolah, perasannku terasa sangat hancur, aku juga harus menerima kenyataan bahwa besok tidak dapat lagi melihat Faid meskipun saat melihatnya aku merasa sakit. Saat aku sedang duduk seorang diri di taman sekolah, merenung dan membayangkan sosok Faid tiba-tiba ada yang menepuk pundakku dan berkata “Tari, akhirnya aku menemukanmu, sedang apa sendirian di sini?” yang tak lain itu adalah Faid. “Semenjak olimpiade berakhir, aku merasa ada yang beda dengan kamu, oh iya selamat atas beasiswa yang kamu peroleh, sebelum kamu pergi aku ingin ngasih ini ke kamu” Faid memberiku sebuah cincin yang sangat indah. “Apa Tari mau menjadi kekasih dan istriku kelak?” tanya Faid dengan penuh keseriusan. Aku tidak tahu harus menjawab apa, rasanya lidah ini sangat kelu, dan kuputuskan untuk mengangguk saja. Seketika suasana taman menjadi sangat ramai, selain kedua sahabatku Lili dan Fani, di sana ada kedua orang tuaku dan orang tua Faid. Ya Tuhan terimakasih atas ini semua, sungguh rencanaMu tidak dapat ku duga. Cerpen Cinta Romantis Bikin Nangis Cerpen Cinta Romantis Roni, seorang pria yang bekerja pada perusahaan kecil yang sedang jatuh cinta pada seorang gadis yang juga bekerja di perusahaan itu, gadis itu bernama SInta. Dengan romantisnya , setiap hari Roni memberikan setangkai bunga mawar kertas yang dia lipat sendiri. Tentu dengan senang hati, Sinta menerima cinta dari Roni. Mereka sering menghabiskan waktu bersama di perusahaan kecil tersebut, namun cinta mereka tidak direstui oleh orang tua Sinta, karena pa yang dilihat orang tua Sinta akan Roni yang bekerja di perusahaan kecil tersebut tidaklah memiliki masa depan yang cerah. Hingga suatu hari Sinta berkata dengan berat hati “Roni, kamu harus berubah, kamu harus dapat membuktikan jika kamu dapat berhasil, begitupun denganku, aku akan pergi ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan, jika kamu memang benar mencintaiku, maka kamu harus menjadi orang sukses, karena mungkin orang tuaku akan merestui hubungan kita saat kamu sudah sukses”. Mendengar apa yang dikatakan Sinta, membuat Roni bangkit dan tidak bersedih, dan Roni mulai untuk bekerja keras untuk membuktikan pada orang tua Sinta bahwa masa depannya tidak seperti yang dipikirkan kedua irang tua Sinta. Roni telah memiliki bisnis sendiri, rumah mewah, mobil dan lain sebagainya. Akan tetapi ada mengusik ketenangan hatinya, dia teringat apa yang Sinta katakan sebelum pergi ke Amerika. Dalam hati Roni berkata “untuk apa semua kekayaan ini, jika semua ini akau dapatkan karena Sinta yang pergi dariku dan orang tuanya yang gila harta”. Kebencian muncul di hati Roni hingga suatu hari Roni melihat dua orang tua yang sedang berbagi payung. Karena penasaran Roni mengikuti mereka yang tidak lain adalah orang tua Sinta. Tanpa pikir panjang Roni menghampiri mereka dengan mobilnya untuk membuktikan bahwa sekarang dia sudah menjadi orang kaya dan meminta untuk bertemu Sinta serta meminta restu pada mereka. Namun kedua orang tua Sinta mengantarnya ke TPU, dari kejauhan terlihat sebuah nisan dengan penuh bunga mawar di sampingnya. Semakin dekat terlihat jelas bahwa di kuburan tersebut terlihat foto Sinta. Kedua orang tua Sinta menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, Sinta tidak pergi ke Amerika, dia terkena kanker ganas stadium akhir. Sinta tidak ingin melihatmu sedih dan berbohong pergi ke Jerman saat tahu umurnya tidak lama lagi. Mendengar hal tersebut, Roni menangis dan memeluk foto Sinta yang kini sudah tiada. Cerpen Cinta Romantis Mengharukan Cerpen Cinta Romantis Bukan suatu hal yang baru apabila dalam sebuah kisah cinta muncul orang ketiga. Hal demikian juga dirasakan oleh Rifki yang mulai merasa ada yang berbeda dengan kekasihnya Dila. Hingga suatu malam mereka pergi ke sebuah taman favorit mereka, kemudian tanpa basa basi, Rifki menanyakan sesuatu kepada Dila. “Sayang, apa hal yang membuatmu bosan denganku?” “Tidak ada” Dila menjawab dengan sedikit gugup. Rifki hanya diam, setelah beberapa menit, dan merasa tidak ada hal lain yang dibahas, mereka putuskan untuk pulang. Keesokan harinya tepat di 1 tahun mereka jadian, Rifki memiliki rencana untuk merayakan anniv di taman favoritnya dengan dikelilingi hiasan lilin berbentuk hati yang sangat romantis. Tanpa putus asa, Rifki terus menghubungi wulan meskipun puluhan kali telfonnya tidak diangkat. Kemudian Rifki putuskan untuk mengirimnya pesan melalui watsapp “aku tunggu kamu jam 7 malam di taman biasa” Dengan keyakinan yang kuat Rifki terus menunggu bahwa Dila akan datang, padahal langit sudah sangat mendung pertanda hujan akan segera turun. Hingga pukul 9 malam ada balasan dari Dila “maaf aku tidak bisa datang karena ada acara keluarga dan baru ada kuota”. Padahal itu hanya alasan Dila saja karena sebenarnya Dila pergi dengan selingkuhannya. Hari semakin larut dan Rifki mulai bosan menunggu kedatangan Dila, dan Rifki putuskan untuk pulang ke rumah karena sangat kecewa dengan Dila. Di perjalanan pulang Rifki mengalami kecelakaan, Rifki bertabrakan dengan truk besar, meskipun kejadian sudah larut malam, suasana di tempat masih cukup ramai. Seluruh tubuh Rifki bersimbah darah, dan tidak lama kemudian ambulance datang dan segera membawa Rifki ke rumah sakit. Akan tetapi karena terlalu banyak darah yang dikeluarkan Rifki, nyawa Rifki tidak terselamatkan. Keesokan harinya Dila datang ke rumah Rifki karena dari semalam perasaannya tidak enak tentang kekasihnya. Saat tiba di rumah Rifki, Dila sangat terkejut melihat bendera kuning yang berada di depan rumah Rifki serta terdengar tangisan yang sangat histeris. Dila terus melangkah ke dalam dan tidak percaya melihat Rifki terbaring di atas kain putih dengan dikelilingi banyak orang mengajikan jenazah Rifki. Seketika Dila langsung menjatuhkan air mata. Orang tua Rifki memperlihatkan video yang Rifki buat sebelum pulang ke rumah, Rifki membuat video dengan suasana taman yang dihiasi lilin berbentuk hati yang mulai padam karena terpaan angin. Dila semakin menyesal karena telah menyia-nyiakan sosok seperti Rifki yang tulus sayang padanya. Setelah kejadian tersebut, Dila menjadi wanita yang sangat pendiam dan suka melamun. Cerpen Cinta Romantis Tentang Hujan Cerpen Cinta Romantis Sudah beberapa hari hujan selalu turun, mungkin ini sudah masuk musim hujan. Di bangku paling belakang dengan udara yang sangat dingin aku masih berkutat dengan tugas matematika yang sebenarnya aku tidak memahaminya. Sempat ingin bergabung dengan teman-teman tapi rasa malu ku lebih besar dari keinginanku. “Baiklah sudah waktunya pulang, selamat sore” Pak Dede menutup kelas hari ini yang sangat melelahkan. Setelah berpamitan dengan teman-teman yang entah mereka mendengar atau tidak aku mempercepat langkah ku. Aku menghubungi kaka dan ayahku, namun tidak ada diantara mereka yang bisa menjemput ku. karena bosan menunggu akhirnya kuputuskan untuk berjalan ke depan gerbang meskipun hujan dan tidak tahu siapa yang akan ku tunggu, aku tidak memperdulikannya. Hingga ada seseorang dengan sepeda motornya yang tidak asing berhenti tepat di depanku. “Ra, tidak pulang?” Irfan menatap ku aneh meskipun bibirnya tersenyum. “Ngapain juga aku berdiri di sini kalau aku pulang” jawabku sekenanya. Seolah tahu apa yang aku pikirkan, Irfan mematikan mesin sepeda motornya dan menatapku kembali. “Ayo naik, ku antar pulang” ucapnya singkat. Hujan semakin deras hingga akhirnya kuputuskan untuk ikut dengannya. “kalau seperti bagaimana bisa aku menghilangkan wajahmu dari ingatanku” aku membatin sendiri. Aku melirik bagian kanan punggungnya, ya hanya punggungnya yang dapat aku lihat dan itu cukup membuatku bahagia. “Rara, hujannya tambah deras, kalau kita berhenti dulu bagaimana?” tanya Irfan dengan sedikit teriak karena suara hujan yang cukup deras. Aku hanya mengiyakan saja, dan sepeda motor Irfan segera belok ke kiri, dan kami berteduh di depan sebuah toko yang di tutup dan beruntungnya ada sebuah bangku di depan toko tersebut. “Terimakasih atas tumpangannya” ku beranikan diri membuka pembicaraan, namun Irfan hanya mengangguk dan menatap langit. Canggung, itu yang aku rasa, mungkin dia juga sama meskipun sejak kelas 10 kita sekelas dan sejak itu juga aku sudah menyukainya, namun aku tetap saja sebagai Rara yang pendiam dan pemalu. “Rara, kenapa kau sering menghindari ku?” pertanyaan Irfan yang seketika membuat ku gugup. “Oh iya?” jawabku dengan sebisa mungkin untuk tidak gugup. “Iya, apalagi setelah aku putus dengan Dewi, rasanya kamu selalu menghindari ku, apakah Dewi yang melarangmu? Pertanyaan Irfan yang membuatku bingung untuk menjawab apa. Karena sama sekali Dewi tidak melarangku untuk dekat Irfan mantan pacarnya, bahkan Dewi malah berniat menjodohkanku dengan Irfan, sungguh Dewi memang aneh. “Karena memang kita tidak dekat, dan pertanyaanmu seperti kita dekat saja” jawabku dengan sedikit bercanda namun berhasil membutnya tertawa. “Rara, menurut pendapatmu kenapa orang tidak berani mengutarakan rasa pada orang yang dia sukai?” Aku menghela napas karena bingung harus menjawab apa. “Kurasa, apabila diungkapkan mungkin ia takut orang yang dia suka akan menjauhinya” jawabku spontan setelah terdiam sejenak. “Tapi kalau tidak dicoba, siapa yang akan tahu, memangnya kamu bisa menahan rasa suka apalagi jika rasa itu sudah lama?” pertanyaan balik dari Irfan yang rasanya seperti ia sedang mengintrogasiku. Dengan enteng akupun menjawab “Entahlah, mungkin memang sakit, tapi selagi bisa menahannya merupakan suatu kemungkinan, ya itu mungkin”. “Jika seperti itu, apa yang akan kau lakukan jika ada seseorang yang menahan rasa sukanya itu suka padamu?” pertanyaan Irfan yang lagi-lagi membuat ku seperti berada di ujung tanduk sekarang. “Rara, kenapa kau tidak menjawab? Kenapa kau hanya diam saja? Baiklah Rara gadis sederhana yang selami ini aku cinta, apa yang akan kau lakukan jika aku adalah orang yang menahan rasa sukanya padamu? “Lihat Ra, bahkan hujan telah pergi karena lelah menunggu jawabanmu, lihatlah kenapa ada pelangi di ujung sana setelah kelabu pergi? Indah sekali bukan?” pertanyaan Irfan yang berhasil membuat hujan itu pindah ke wajah ku. “Terimakasih Irfan, maaf aku telah manahannya, sejak dulu, bahkan sejak sebelum kau jadian dan akhirnya putus dengan Dewi”. Tanpa gugup kalimat itu keluar dari mulutku. Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih Cerpen Cinta Romantis
Berikut ini merupakan kumpulan Cerpen Sedih terbaru karya para sahabat cerpenmu yang telah diterbitkan, total diketemukan sebanyak 2612 cerita pendek untuk kategori ini. Untuk mencari cerita pendek Cerpen berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini! 25 Ramadhan Cerpen Kiriman Khalawa Imana Lolos Moderasi Pada 11 June 2023 Hari ke-25 Ramadhan, pukul 4 pagi. “Jima…, ayo sahur,” Ini sudah kali ke sepuluh dalam pagi ini Mama membangunkanku. Semakin muak rasanya aku mendengar itu. Aku menutup telinga dengan bantal rapat-rapat sambil berteriak kesal. Tidak mau. Sungguh. Ramadhan adalah » Baca lanjutan ceritanya... Terakhir Bersama Damar Cerpen Kiriman Agus Sanjaya Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Matahari sudah bergulir ke atas kepala, aku minum kopi bersama Damar di kantin kampus. Dialah sahabat yang selalu menemaniku, apalagi sehabis kuliah seperti ini. Kopi adalah sesuatu yang mampu membuat pikiran rileks. Kami memesan dua gelas, Damar dengan kopi » Baca lanjutan ceritanya... Aku Pamit Menyapa Kenangan Cerpen Kiriman Teresiana Jemina Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Minggu, 08 Januari 2023. Pukul 06 di kota seribu gereja, tanpa segelas kopi aku menghangatkan badan dengan menjemurkan diri di balik kain pemberian mama. Mata terpana melihat pakaian berserakan di ember anti pecah. “Hufff, cuci lagi”, ocehanku seakan-akan pakaian » Baca lanjutan ceritanya... My Brother My Idol Cerpen Kiriman Frnsiska Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Pagi itu aku masih tidak menyangka. Hai bang, Eca rindu abang, abang ga rindu Eca?, Eca sayang abang. Eca cuman bisa berharap abang kembali, tetapi itu semua hanya mimpi. 2 hari yang lalu… “Caaaa!!!” Suara seorang laki-laki yang membuka » Baca lanjutan ceritanya... Netra Kamu Cerpen Kiriman Da Azure Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Kamu menghela napas, kemudian mengacak rambutmu kasar. “Gue cabut,” ucapmu dengan nada datar. Tanpa menunggu tanggapan dari teman-temanmu yang lain, kamu bergegas berjalan menuju parkiran. Meninggalkan para temanmu yang memandang kamu dengan tatapan bingung. “Dia kenapa?” Tanya salah satu » Baca lanjutan ceritanya... Anak Yang Dipilih Oleh Bulan Cerpen Kiriman Nicholas Jhonson Arya Lolos Moderasi Pada 4 June 2023 Awal mula terbentuknya Kerajaan Tugawa dipicu oleh runtuhnya Kerajaan Bedahulu yang dulunya berjaya akibat perang para dewa semakin memanas. Seorang bangsawan dari Klan Hasim pergi meninggalkan Bedahulu dan membangun sebuah peradaban yang maju di Kerajaan sendiri. Dia yang dikenal » Baca lanjutan ceritanya... Selembar Daun Yang Jatuh Cerpen Kiriman Firzalutfi Lolos Moderasi Pada 28 May 2023 Perlahan kutatap kembali bingkai photo kecil itu. Ah, sudah lama sekali kenangan itu membekas dalam hati tanpa bisa hilang dalam ingatan. Sebuah photo sederhana tentang seorang lelaki berpeci susun mengenakan kemeja putih bersarung biru tengah merangkul kawannya yang berpakaian » Baca lanjutan ceritanya... Jutaan Mimpi Cerpen Kiriman Wida Nuraida Lolos Moderasi Pada 28 May 2023 Siang itu tidak seperti biasanya, langit yang bisanya biru dihiasi sekumpulan awan putih dan terangnya matahari kini hanya menyisakan awan gelap diiringi tetesan air hujan yang jatuh ke tanah, memunculkan aroma petrichor yang sangat aku sukai. Hujan yang turun » Baca lanjutan ceritanya... Anggrek Untuk Mama Cerpen Kiriman Orchida Sekar Rainy Ryan Lolos Moderasi Pada 28 May 2023 “Ma, Sekar pulangg” Seorang gadis kecil yang sedang berlari menuju salah satu kamar rumah sakit. Ia terlihat bahagia seolah olah akan ada hal yang disampaikan kepada ibunya. Brakkk Pintu dibuka kencang oleh Sekar. Ibunya yang melihat pun terkejut. “Ada » Baca lanjutan ceritanya... Deadly Inside Cerpen Kiriman Anaela Lintang Shahrani Lolos Moderasi Pada 14 May 2023 Nozomi adalah siswi SMA kelas 12 dan juga seorang ballerina. Nozomi menikuti ballet sejak umur lima tahun, dia sering mengikuti lomba Intrernasional dan menjadi Prima Ballerina. Orangtua Nozomi merupakan seorang dokter dan juga seorang arsitek, mereka sangat sibuk dengan » Baca lanjutan ceritanya... Page 1 of 2621 2 3 4 » Last »
Cerpen cinta – Sesuatu yang wujudnya tidak diketahui, yang bentuknya tiada yang tahu namun sering menjadi perdebatan, itulah cinta. Ada yang mengatakan adanya cinta adalah anugerah bagi yang mengalaminya. Kedatangannya secara tiba-tiba sering membuat orang bertanya-tanya, apakah ini cinta atau hanya suka sesaat. Referensi cerita cinta, menjadi pilihan sebagian orang yang menyukai beragam kisah romantis. Selain kisah tentang asmara, orang yang di mabuk cinta akan memiliki refleks dalam dirinya untuk menciptakan kata puitis yang indah sebagai ungkapan cinta pada orang yang dikasihinya. Berikut ini kisah cinta yang bisa di jadikan referensi. ContentsCERPEN CINTA ROMANTIS ISLAMICERPEN CINTA ROMANTIS SEDIHCERPEN CINTA ROMANTIS REMAJACERPEN CINTA ROMANTIS DI SEKOLAHCERPEN CINTA ROMANTIS BIKIN NANGISCERPEN CINTA ROMANTIS MENGHARUKANCERPEN CINTA ROMANTIS TENTANG HUJAN CERPEN CINTA ROMANTIS ISLAMI Hanya Aku Yang Tahu Aku hanya mengerti cinta melalui buku-buku yang aku baca, aku tidak tahu apakah aku akan mengalaminya suatu saat nanti dan berakhir bahagia atau malah sebaliknya. Aku adalah mahasiswa baru di Universitas Islam Negeri yang berada di Semarang. Rara, biasa teman-teman satu angkatan memanggilku. Sebagai mahasiswa baru, aku kerap sekali berkeliling kampus untuk melihat-lihat sudut kampus tempat aku kuliah. Di sela-sela aku berkeliling, aku tidak sengaja melihat seorang pria yang duduk termenung sendiri di gazebo yang biasa di jadikan tempat nongkrong para mahasiswa. Aku sedikit tertegun saat melihatnya. Ku perhatikan mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala, dan aku peroleh kesimpulan bahwa dia adalah pria yang misterius. Setelah pertama kali aku melihatnya, rasa ingin tahuku semakin besar, aku mencoba mencari berbagai informasi mengenai dia, hingga aku tahu bahwa dia yang aku kagumi bernama Riyas, laki-laki yang terkenal tampan dan pintar itu merupakan salah satu aktivis dari berbagai organisasi. Riyas merupakan laki-laki terkenal di kampus dengan kepiawaian nya dalam memainkan biola. Ada satu hal yang membuat aku kaget, ternyata Riyas adalah teman satu kelas ku, karena masih mahasiswa baru, aku terkadang lupa dengan teman satu kelas ku karena aku jarang memperhatikan mereka. Hal tersebutlah yang membuat kami lambat laun menjadi akrab dan kami pun bersahabat, meskipun begitu aku tetap tidak mampu menyingkirkan rasa kagum dan suka ku padanya meski kami telah bersahabat. Karena kedekatan kami, banyak yang mengira bahwa kami sedang berpacaran, namun hal yang selama ini di anggap oleh teman-teman, tidaklah mungkin terjadi. Aku dan Riyas merupakan aktivis rohis di kampus, dimana kami sangat menjaga dengan ketat pergaulan antara perempuan dan laki-laki. Siang itu, aku tak sengaja melihat dia bermain biola, aku sengaja berdiri di tempat yang tidak teduh, agar aku bisa dengan leluasa memperhatikan dia. Rasa kagum ku semakin dalam, seolah lidahku tidak bisa berkata-kata dan aku pun menatapnya tanpa mampu memalingkan pandanganku. Kepiawaian nya memainkan biola seolah membuatku terbius dalam iramanya, rasa kagum ku padanya semakin dalam, hingga aku bingung apa yang harus aku lakukan. Pada akhirnya aku menutup mata ingin mengambil beberapa ketenangan. Namun pada saat mataku terpejam, aku kaget dengan suara yang memanggil namaku, “Ra, Rara .. kamu ngapain di situ?” “eh, Riyas, emm” “Sini deh. Kamu berdiri disitu apa gak kerasa panas ra. Sini, temenin aku latihan Ra, biar aku ada temennya” “hehe, aku lagi nunggu tukang jajan lewat” Riyas tertawa sambil berkata “kamu ada-ada aja ra, gak ada tukang jajan masuk kampus ra. Sini deh .. aku bisa atasi rasa laparmu”. Hanya kata-kata itu saja, sudah membuat aku salah tingkah. Aku memang orang yang bisa dibilang cuek oleh teman-temanku, aku cenderung tidak peduli oleh sesuatu yang bagi ku tidak terlalu penting. Jadi, meski aku sudah ikut organisasi rohis, aku pun tidak bisa menghilangkan sifat tomboy ku yang sudah ada sejak dulu. Aku merasakan hal yang aneh ketika aku berada di dekat Riyas, aku tidak bisa pura-pura tidak memperhatikannya, aku tidak bisa berlagak cuek, tapi sebaliknya aku selalu merasa salah tingkah dan aku pun jadi pendiam. Pada suatu ketika, aku baru tahu bahwa salah satu teman dekatku juga menyukai laki-laki yang sama yang aku sukai, yaitu Riyas. Ada sedikit perbedaan antara aku dan temanku, aku cenderung tidak memiliki keberanian untuk menyatakan perasaanku, sedangkan dia selalu mencari kesempatan agar bisa mendekati Riyas. Hingga pada suatu ketika, kami bertiga, belajar bersama. Aku melihatnya selalu menanyakan hal-hal yang menurutku tidak perlu di tanyakan kepada Riyas, aku tahu bahwa dia hanya ingin mencari perhatian Riyas. Karena bosan melihatnya, aku meninggalkan mereka begitu saja tanpa sepatah kata pun. Aku tidak peduli apa yang mereka pikirkan tentang aku. Hingga pada malam hari, aku tidak bisa berhenti memikirkan Riyas, aku pun tidak bisa mengatakan pada Riyas, bagaimana perasaanku terhadapnya, karena dia adalah sahabatku sendiri. Akhirnya aku hanya bisa menyampaikan melalui syair yang ku buat sendiri tentang perasaanku terhadapnya. Rasa suka ku padanya kadang membuat aku ingin memilikinya, namun aku sadar bahwa perasaan seperti itu, bukanlah perasaan yang baik, sehingga harus aku hilangkan. Saat ini, aku putuskan untuk menyimpan perasaanku padanya rapat-rapat. Biarlah hanya aku yang tahu betapa besar rasaku terhadapnya. Karena memang aku mencintainya, dan aku tidak peduli bagaimana perasaannya terhadap ku. Karena yang terpenting dia selalu ada di dekatku walau hanya sebatas sahabat. Itu sudah cukup buatku. CERPEN CINTA ROMANTIS SEDIH Kau Tetap Menemuiku Sore itu, aku termenung sendiri. Mataku menikmati senja yang penuh dengan warna dan begitu indah. Sayup-sayup angin seolah membelaiku sebagai pendukung dari keindahan senja. Kurasakan hawa sejuk hingga masuk ke dalam hatiku. Aku merasakan suasana yang belum pernah aku rasakan sebelumnya, memang indah, namun mengapa aku tidak bisa menikmati keindahan itu, serasa ada yang membelenggu pikiran dan hatiku. Namun aku tak tahu apa itu, aku berusaha menyatukan hati dan pikiranku hanya untuk keindahan senja sore itu. Lamunanku seketika buyar ketika aku mendengar sepatah kata terucap dari suara orang yang sangat aku tunggu kedatangannya. “perasaan tanpa cinta adalah kehampaan dan hati tanpa cinta tak ubahnya hanya hati yang kosong” “Ris, kok kamu” tiba-tiba jari telunjuk Riski menghentikan aku melanjutkan perkataanku. Aku melihat gelagatnya yang aneh, namun aku tetap merasa bahwa dia orang yang sama yang telah mengisi hatiku. Hingga ia mengatakan hal yang aneh. “senja ini telah menjadi milikmu dan akan tetap menjadi milikmu. Kamu cukup menikmati saja keindahannya” riski mengatakannya dengan raut wajah yang tak biasa dan ia duduk di sampingku. Aku merasa aneh dengan setiap ucapannya. Mengapa hanya aku yang bisa menikmati senja, dia ada disana, dia pasti bisa menikmatinya juga. Namun aku tidak terlalu memikirkan ucapannya, karena aku senang setelah lama ia pergi ke Surabaya dan akhirnya ia telah pulang dan menemuiku. “tempat ini sering jadi tempat favorit kita dulu. Apa kamu tidak rindu pada senja yang dulu sering menemani kita menghabiskan waktu bersama?” tanyaku sambil terus memandangi keindahan senja. “siapa yang tidak rindu dengan senja. Aku pun merindukannya” jawab Riski dengan perkataan yang lemah. “aku sengaja tidak memberi tahumu tentang keberadaanku. Aku kira kamu tidak akan menemuiku, karena kamu lupa tempat ini. Ternyata kamu masih bisa mengingatnya” ucapku sambil tersenyum memperhatikannya. Aku sangat merindukannya hingga aku terus menatapnya. Namun lagi-lagi ia menjadi tak biasa, mendengar ucapanku, ia hanya diam tak berkata apapun, raut wajahnya ketika memandangi senja, tidak biasa, tidak sama seperti yang pernah aku lihat ketika aku sama menikmati senja dengannya. “Ris, …” aku memanggilnya lirih. Namun seolah ia tak mendengarku, ia menatap dengan tatapan kosong keindahan senja. Aku merasa semakin aneh. Hingga senja perlahan telah menghilang. “ayo ris, kita pulang. Senja milikmu telah pergi. Buat apa kita disini” ucapnya sambil berdiri dan ia memegang tanganku untuk membantuku berdiri. Aku sedikit aneh dengan kata-katanya. Ia yang biasanya mengatakan senja ini miliki kita, mengapa sekarang hanya milikku. Tatapannya yang hangat, sekarang seolah kosong. Namun lagi-lagi aku mengabaikan hal itu, karena aku sudah terlanjur senang melihatnya kembali dan menemuiku. Aku dan risky terus berjalan tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setiap aku menanyainya ia hanya memberikan respon anggukan atau gelengan kepala. dalam perjalanan aku terus bercerita, namun tak sedikit pun kudengar respon darinya. Hingga akhirnya kita sampai pada ujung persimpangan jalan. Disitulah risky mulai bicara yang sebelumnya ia diam seribu bahasa. “cukuplah sampai disini aku mengantarmu. Nanti kita akan bertemu lagi jam 8 di rumahku. Aku harap kamu datang mar” ucap risky kemudian pergi meninggalkanku sebelum aku sempat bertanya, mengapa harus nanti jam 8, mengapa di rumahnya, mengapa sikapmu berbeda. Ketika aku sibuk memikirkan risky, aku tidak menyadari keberadaan Mayang sahabatku yang sedari tadi berdiri di sampingku. “May, kamu pulang bareng risky? ” tanyaku merasa senang karena sahabatku telaah kembali. “ayo langsung ke rumah risky mar” katanya padaku tanpa menjawab pertanyaanku sebelumnya. Aku pun merasa kaget, seingatku aku dan risky janjian pukul 8, dan ini masih belum ada pukul 8, seketika, aku melihat arloji yang ada di tanganku. Betapa kagetnya aku, ternyata arlojiku menunjukkan sekarang pukul 8 tepat. Aku merasa aneh, tapi aku tidak memperdulikannya, aku berpikir mungkin aku sudah terlalu lama berbicara dengan Mayang, hingga tak kurasa jam menunjukkan pukul 8. Itu asumsi ku. Aku pun berangkat dengan Mayang melewati jalan menuju rumah risky. Di perjalanan aku pun bertanya mengenai Kota Surabaya pada Mayang, namun ia malah menatap ku kosong dan tidak menjawab apapun padaku. Aku merasakan hal yang aneh lagi, mengapa Mayang jadi pendiam, selama aku kenal dia, dia adalah gadis yang ceria dan selalu memecahkan suasana. Seolah ada masalah yang sedang di hadapi oleh Mayang, dan aku tak bisa bertanya lebih jauh tentang hal itu, karena sikapnya yang menjadi dingin padaku. Hingga kemudian aku sampai di gang depan rumah Risky, ketika aku akan memasuki gang, Mayang hanya terdiam. “Ayo May, kita masuk” pinta ku padanya. “Sudah Mar. Sudah cukup sampai sini aku bisa mengantar mu untuk menemui Risky, Risky sebentar lagi datang, kamu bisa menemuinya. Aku tidak bisa ikut dengan mu” ucap Mayang. Aku pun berkata dalam hatiku, ada apa sebenarnya, aku terus heran dengan sikap Mayang yang tidak seperti biasanya. Aku pun berniat meminta penjelasan padanya. Namun, ketika aku menoleh kepadanya, ia sudah pergi. Pikirku mungkin ia sedang terburu-buru sehingga tidak bisa menemani ku menemui Risky. Aku pun memasuki gang menuju rumah Risky sendirian, hingga sampai lah aku di depan rumah Risky, aku melihat banyak orang yang berada di rumah itu, mereka memakai pakaian serba hitam. Langsung perasaanku tak karuan, aku tahu bahwa pakaian itu, dipakai apabila ada orang meninggal. Apakah saudara risky atau kerabatnya aku tak tahu. Dari depan aku melihat ke dalam rumah, tak ku temui sosok Risky di dalam rumah, mungkin ia sedang di perjalanan menuju ke sini pikirku. Aku pun masuk ke dalam rumah Risky dan ku temui ibu Risky menangis sejadi-jadinya sambil memeluk ku. Aku tak tahu apa yang terjadi. Aku hanya menenangkan ibunya Risky agar tak menangis. “Mar, Risky sudah meninggal” ucap ibu Risky. Seketika tubuhku kaku dan aku tak bisa mengendalikan emosi ku. “nggak bu, ibu bilang apa, risky sore tadi baru menemui ku bu, ini gak mungkin bu. Aku baru saja bertemu dengannya” “kemarin ia sama Mayang baru datang dari Surabaya dan berniat untuk menemui mu, dan di perjalanan mereka kecelakaan. Sekarang ambulance yang membawa Risky sedang menuju kemari” jelas ayah Risky. Aku tetap diliputi perasaan tidak percaya “ayah, mereka baru menemui ku. Aku tau bahwa itu mereka yah, kalau benar mereka tiada, siapa yang baru saja menemui ku.” Aku tidak bisa menahan derita yang besar seperti ini, hingga aku merasa semua pandanganku menjadi gelap dan aku pun tak sadarkan diri. CERPEN CINTA ROMANTIS REMAJA Usaha Merelakan Cinta pandangan pertama ternyata bukanlah pepatah atau petikan syair belaka, karena hal tersebutlah yang di alami oleh Rio. Rio memiliki kisah cinta unik dengan teman sekolahnya. Siang itu, Rio sedang berjalan di halaman sekolah karena kelasnya berada di ujung, ia harus melewati halaman yang luas untuk menuju kelasnya, tak sengaja ia berpapasan langsung dengan seorang siswi yang memiliki kelas berlawanan arah dengan kelasnya. Parasnya yang ayu dengan matanya yang indah, membuat hati Rio berdegup ketika melihatnya. Rio merasa bahwa ia telah jatuh cinta pada gadis itu, namun sayangnya Rio tak mengenalnya. Hari-hari Rio di sekolah, Rio selalu mencari tahu tentang gadis itu, dan akhirnya ia tahu, bahwa gadis yang ia sukai itu bernama Febri dan mereka berada pada angkatan yang sama. Setelah mengetahui hal tersebut, Rio menjadi sangat bersemangat menjalani hari-hari di sekolah, sesekali ia melewati depan kelas Febri, hanya untuk alasan agar bisa melihatnya. Hingga suatu ketika Rio memberanikan diri untuk berkenalan dengan Febri. Akhirnya mereka berdua bisa berteman. Hari demi hari, Rio dan Febri pun menjadi semakin akrab hingga mereka sering curhat satu sama lain, tentang banyak hal, curhat masalah asmara, masalah teman dan sebagainya. Rio dan Febri keduanya merasa sangat antusias apabila bertemu. Hingga pada suatu ketika, Rio sudah tidak bisa membendung perasaan sukanya terhadap Febri, Rio pun ingin menyatakan langsung perihal perasaannya pada Febri. Tapi, sebelumnya Rio ingin mengetahui pendapat Febri terlebih dahulu. “Feb, aku kan sudah sering curhat ke kamu masalah orang yang aku suka. Gimana ya Feb, aku ingin lebih dari teman dengannya, apa yang harus aku lakukan?” tanya Rio berhati-hati. “kalau menurut ku Ri, mending kamu langsung aja utarakan perasaanmu ke dia. Mending buruan deh,, dari pada udah keduluan orang lain.” Jawab Febri dengan cepat. Mendengar jawaban dari Febri, Rio menjadi lebih mantap mengungkapkan perasaannya pada Febri, dan hal yang tak disangka, Febri ternyata juga memendam perasaan suka kepada Rio. Mereka menjadi sepasang kekasih. Hari-hari yang mereka lewati pun selalu di penuhi dengan cinta dan kasih. Hingga pada suatu ketika muncullah seseorang yang juga menaruh hati kepada Febri, namanya Iyan. Iyan selalu berusaha mendekati Febri dan menggoyahkan hati Febri, hingga kemudian Febri merasa nyaman apabila berada dekat dengan Iyan. Mengetahui hal tersebut, rio pun disulut cemburu, Rio memaksa Febri untuk menjauhi Iyan. Namun Febri tidak mau dan malah bertengkar dengan Rio perihal Iyan. Karena marah, akhirnya Rio tidak lagi perhatian dengan Febri. Karena semakin renggang dan tidak ada kecocokan, Febri pun memutuskan Rio, dan berganti menjalani hubungan dengan Iyan. Hari terus berganti, Rio sudah memiliki pengganti Febri, dan Febri menyesali sikapnya, karena Iyan mengkhianatinya dan Iyan tidak sama dengan Rio. Febri ingin memperbaiki kembali hubungannya yang sempat terbengkalai, namun sayangnya, Rio telaah menutup pintu hatinya pada Febri. Hingga Febri mengatakan pada Rio bahwa, meskipun Rio sudah tidak lagi ada perasaan padanya, Febri akan tetap mencintainya. CERPEN CINTA ROMANTIS DI SEKOLAH Cinta Tak Bisa di Tebak Aku siswa baru kelas X SMA. Semua temanku memanggil aku Tari. Meskipun aku baru, namun di hari pertama aku sekolah, aku telah menemukan teman yang sekarang menjadi sahabat baikku yaitu Lili dan Fani. Mereka selalu mengajariku banyak hal dan selalu mau berbagi cerita denganku. Siang itu, saat jam istirahat tiba, aku mendapatkan tugas dari guru, untuk mencari novel kemudian aku harus menulis resensinya, aku mengajak Lili ke perspustakaan untuk mencari novel. Ketika aku sedang berjalan menyusuri rak demi rak, aku melihat seorang pria yang sedang membaca buku di bagian kiri sebelah rak dengan raut wajah yang serius. Entah apa yang terjadi, jantungku seakan ingin berhenti ketika aku melihatnya, sosok wajahya yang tampan dan kalem, membuatku kagum padanya. Setelah aku perhatikan, aku bisa membaca nama tag nya. Ternyata ia bernama Faid. Ia adalah murid satu angkatan dengan ku. Seketika itu aku menceritakan apa yang ku alami kepada lili, lili pun menanggapi cerita ku dengan antusias. Hingga aku memperoleh informasi bahwa, Faid mengikuti olimpiade. Seketika itu, aku langsung belajar dengan giat, agar aku bisa mengikuti olimpiade yang sama dengan Faid. Akhirnya aku pun lolos seleksi olimpiade, dan aku selalu belajar bersama sebelum olimpiade dengan Faid. Namun di pertengahan ketika waktu olimpiade telah dekat, aku baru tahu bahwa Faid telah menjalin hubungan dengan adik kelas. Perasaanku pun menjadi hancur kala itu. Dan akhirnya kau pun berusaha menjauhi Faid. Waktu pun berganti, setelah aku belajar 3 tahun lamanya, aku sekarang tengah mengikuti acara lepas pisah kelas XII, tanpa mengetahui kabar Faid, aku tetap tidak bisa melupakannya. Aku juga tidak berusaha mencarinya. Aku sendiri termenung melamun di gazebo. “tari, aku sudah mencarimu kemana—mana, ternyata kamu ada disini” ucap Faid, membuyarkan lamunanku, aku agak sedikit gugup sebenarnya jika harus bertemu secara langsung dengannya. “eh .. iya” jawabku “Tari, aku tahu kamu mau pergi, aku tahu kamu dapat beasiswa. Aku ingin mengatakan hal yang sangat penting padamu. Kumohon dengarkan aku. Apakah kamu bersedia untuk menungguku hingga nanti aku menikahimu” ucap Faid. Seakan tubuhku lemas tak percaya, dengan cepat kubalas “iya”. Aku tidak menduga, perasaan yang selalu ku simpan selama 3 tahun, ternyata mendapat balasan yang sangat indah. CERPEN CINTA ROMANTIS BIKIN NANGIS Hidup Dalam Cinta Pada suatu perusahaan kecil terjadilah kisah asmara, antara Roni dan Sinta. Mereka saling mencintai dalam kesederhanaan, karena bagi mereka, cinta mereka sudah merupakan hal yang mewah. Karena telah lama berhubungan, Roni memberanikan diri untuk menemui orang tua Sinta dengan tujuan melamar sinta. Namun, Roni malah memperoleh olokan dari orang tua sinta. “dengan pekerjaanmu yang seperti ini, saya tidak bisa memberikan anak saya padamu. Kamu hanya karyawan anak saya juga karyawan, mau dengan apa nantinya kamu menjalani hidup dengan anakku. Sinta akan bersekolah ke Amerika. Sebelum itu, akhiri sekarang juga. Sebelum aku yang mengakhirinya.” Ucap ayah Sinta. Dengan perasaan hancur, Roni pulang. Ia berhenti di sebuah taman, sambil melamun dengan perasaan hancur. Tiba-tiba sinta datang memberi semangat pada Roni. “Ron, meskipun aku pergi ke Amerika kau hanya untukmu Ron. Aku harap kamu bisa menuruti apa kata ayahku, kamu harus bekerja dengan keras sehingga kita bisa bersama” kata Sinta menguatkan. Roni pun langsung kembali bersemangat dan ia pun bekerja dengan sangat keras. Hingga akhirnya ia menjadi sukses. Ia memiliki rumah, mobil dan kekayaan lainnya. Ia pun langsung menuju rumah Sinta untuk kembali melamar Sinta dan ingin membuktikan pada orang tua Sinta bahwa ia telah sukses. Namun, naas, Sinta yang Roni kira belajar di amerika ternyata ia telah meninggal dikarenakan kanker yang di alaminya. Ternyata semua yang terjadi padanya hanyalah sandiwara orang tua Sinta dan Sinta, agar Roni tidak mengetahui kebenarannya. CERPEN CINTA ROMANTIS MENGHARUKAN Waktu Tak Bisa Diulang cerpen cinta Penyesalan akan selalu datang namun tidak bisa merubah sesuatu yang telah terjadi. Merasa kehilangan setelah ia tiada adalah hal yang paling menyakitkan. Rifki dan dila telah menjalin hubungan hampir satu tahun, namun belakangan ini sikap Dila sedikit aneh, hingga akhirnya Rifki mengajak Dila untuk menonton film favoritnya dan Rifki menanyakan perihal keanehan sikapnya, “Dil, aku merasa kamu berubah, kamu gak sama kayak dulu. Apa aku berbuat salah kepadamu” tanya Rifki “nggak ada rif” jawab Dila singkat Merasa tak memperoleh jawaban yang memuaskan, Rifki akhirnya mengajak Dila pulang. Sesampainya di rumah, Rifki ingat jika besok adalah hari pertama mereka Jadian. Rifki menyusun rencana untuk memberikan Surprise pada Dila. Rifki menghias taman dengan berbagai pernak pernik kesukaan Dila disertai dengan panorama lilin dan malam yang indah. Ketika persiapan telah selesai, Rifki menghubungi Dila, namun Dila tidak ada respon. Dila yang sibuk dengan selingkuhannya mengabaikan panggilan Rifki. Hingga pukul 9, Dila tak kunjung datang dan akhirnya Dila mengirim pesan singkat bahwa ia tak bisa datang. Dengan perasaan kesal dan kecewa, Rifky memutuskan untuk pulang. Namun, di perjalanan Rifki bertubrukan dengan truk, yang menyebabkan ia meninggal seketika di tempat. Dila tahu kabar tersebut setelah keesokan harinya, tak pikir panjang, dila langsung mengunjungi kediaman Rifky. Ia melihat kekasihnya terbujur kaku seakan ia tak percaya. Kemudian ibu Rifki memeluk Dila sambil memberikan handphone Rifky padanya. Dila membukanya dan melihat video yang menunjukkan keadaan dimana Rifky mempersiapkan kejutan untuknya. Dila langsung nangis sejadi-jadinya hingga tak sadarkan diri, ia merasa bersalah telaah mengabaikan orang yang sangat mencintainya. Sejak kejadian itu, Dila menjadi wanita pendiam dan ia jarang sekali berbicara. CERPEN CINTA ROMANTIS TENTANG HUJAN Hujan dengan Cinta Siang itu jam menunjukkan sebentar lagi sudah waktunya pulang. Tetapi aku tetap saja mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guruku. Tugas matematika memang sulit, aku sedikit malu jika aku harus bertanya pada temanku yang pintar. Sehingga aku berusaha sekeras mungkin untuk mengerjakannya. Hingga akhirnya bel pulang telah tiba. Aku langsung pulang tanpa menghiraukan teman-temanku. Sampai di depan sekolah, hujan langsung deras, aku menelfon ayahku, ayahku bilang akan menjemputku setelah hujan reda. Hingga akhirnya ada teman satu kelasku yang menawarkan tumpangan padaku, karena aku sendiri dan teman-teman telah pulang, aku pun terpaksa inut dengannya. Ketika di jalan kami tidak membicarakan apapun. Dan hanya berdiam saja. Namanya Irfan. Kemudian Irfan memecah keheningan di tengah hujan. “Rara … hujannya semakin deras, kalau kita cari tempat berteduh gimana?” tanya Irfan sambil berteriak karena bising nya hujan. “Iya” jawabku singkat. Irfan dengan cepat kilat mencari tempat berteduh, dan akhirnya tibalah kami di depan sebuah toko untuk berteduh. Aku duduk di bangku pojok toko tersebut, Irfan yang memarkir kendaraannya, sembari mengibas-ngibaskan jaketnya menyusul duduk di bangku depanku sambil menatap ku. “Ra, apa aku punya salah padamu?” tanya Irfan “maksudnya Fan?” tanyaku keheranan “aku selalu memperhatikan kamu menghindariku setiap saat. Hingga aku bingung mungkinkah aku memiliki salah padamu?” tanya Irfan kembali “enggak Fan, aku merasa biasa saja, mungkin itu hanya perasaan kamu saja Fan” jawabku agak gugup. “Ra, aku bingung mengapa kebanyakan orang lebih memilih diam dalam cinta dari pada mengungkapkannya” sahut Irfan “Diam dalam cinta, bukan karena ia tidak mau mengungkapkannya, namun ia tidak ingin orang yang ia cintai merasa tidak nyaman dan menjauhinya” jawabku dengan penuh kehati-hatian. “Lalu bagaimana denganmu, apakah kamu bisa menahan perasaanmu untuk orang yang kamu sukai?” pertanyaan Irfan seakan ingin mengetahui sesuatu dariku “tidak Fan, bagiku hanya aku yang tahu perasaanku saja sudah cukup” jawabku sambil menahan emosi air mata. “lalu bagaimana kalau ada orang yang saat ini sedang menahan perasaan padamu” tanyanya yang membuat aku tidak bisa menahan air mataku. Dan benar, hujan pun berhenti. Lalu tiba-tiba aku meneteskan air mataku. Seolah Irfan dan juga Hujan ingin menunggu jawabanku. “Aku diam karena aku tidak mau kau menjauh dariku. Terima kasih berkat kamu, aku bisa mengungkapkan perasaanku padamu.” Jawabku sembari menundukkan kepala ku agar ia tak tahu kalau aku sedang menangis. Baca Juga Puisi Rindu Cerpen cinta diatas bisa dijadikan sebagai penghibur kala sedang lelah dan mencari inspirasi dalam dunia percintaan.
cerpen sedih bikin nangis tentang cinta